Selamat Datang

"Keluarga... setiap hari penuh dengan cerita.. Selamat datang di blog yang berisi cerita seputar keluarga dengan ungkapan kata-kata yang penuh arti...

Semoga Bermanfaat...

Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 April 2008

Mama Papa



SAya akan memperkenalkan Orang Tua yang sangat saya sayangi.

Mama saya bernama Mama Iim. Seorang wanita cantik berprofesi sebagai Manajer di Rumah Tangga. Namun juga mempunyai kesibukan sebagai aktifis di lingkungan Rukun Warga, PKK, dan Pengajian. Mama yang sangat sayang pada suami dan anak-anaknya. Mama yang tidak pernah lupa untuk mendoakan anak-anaknya agar selalu beriman kepada Allah SWT. Mama pandai memasak, pandai menjahit, pandai membuat hantaran perkawinan, pandai menulis. Hobinya membaca dan favoritnya adalah novel dan koran.

Yang akan selalu saya ingat adalah sewaktu saya akan ulangan pelajaran yang bersifat hafalan di sekolah, mama saya ikut membantu saya belajar dengan memberikan pertanyaan yang saya minta dia baca di buku pelajaran saya dan hal tersebut ternyata manjur, saya jadi hafal pelajaran tersebut. Terima Kasih mama.....
Mama saya jarang sekali menunjukkan kalo beliau marah. Waktu kelas 5 SD saya pernah mendapat nilai ulangan jelek dan menurut mama saya hal ini karena saya terlalu banyak bermain, saya minta maaf. Memang sih mama saya memaafkan namun beliau tetap meminta saya juga harus minta maaf kepada Papa dan Allah SWT. Menjelang magrib saya diajak ke Mesjid dekat rumah, saya dan mama sholat magrib di mesjid tersebut dan saya harus benar-benar meminta maaf pada Allah SWT. Duh... saat itu saya benar-benar sadar kalo saya jangan sampai mengecewakan orang tua dengan tidak belajar dan mendapat nilai jelek. Itulah salah satu cara mama saya mendewasakan saya. Saya sangat yakin saya bisa menjadi seperti ini berkat doa dan pesan-pesan mama.

Papa saya bernama Papa Tutur. Pensiunan Pegawai Negeri Sipil. Seorang yang rame dan berhati baik. Senang bergaul dengan berbagai macam golongan mulai dari pembersih sampah, pembersih ruangan kantor sampai dengan pejabat tinggi. Beliau sangat disayangi oleh teman-teman kantornya, anak-anaknya, keponakan-keponakannya dan saudara-saudaranya.
Dalam soal belajar beliau bukan tipe orang yang lemah lembut. Saya ingat waktu SD, saya diajari matematika oleh beliau dan suaranya yang kencang itu membuat air mata saya menetes karena sulit sekali mengikuti pelajaran tersebut. Namun... berkat beliau saya akhirnya bisa matematika, karena tidak mau dimarahin kalo tidak bisa jadi... bisa karena terpaksa. Papa orang yang senang berdiskusi apa saja. Mulai dari politik, agama, olahraga sampai kesenian. Papa pengen anak-anak tahu banyak hal jangan hanya mementingkan pelajaran sekolah tapi juga agama, kesenian dan olahraga. Yang akan saya ingat dari papa adalah "Jangan pernah ragu untuk memberi pada orang yang lebih tua" pemberian tidak hanya berupa materi tapi juga perhatian dan sapaan.

Mama dan papa mempunyai 3 orang anak, yaitu :
1. Saya, minerva, lulusan S1 UT, memiliki 2 anak.


2. Adik laki-laki yang bernama Halef Jarot Dharmesta,
seorang PNS (sekarang sedang menyelesaikan tesis S2 nya) dengan seorang isteri yang PNS juga dengan nama Bunda Ririn dan memiliki 2 anak, Demas 3,5 tahun dan Ganes 2 tahun.






3. Adik perempuan yang bernama Vida Ayu Swatika, seorang lulusan S1 UNDIP yang berprofesi sebagai Ibu RT dengan seorang suami Arief, seorang pegawai dan memiliki seorang anak perempuan "Alana" 8 bulan.

Mama dan Papa emang sangat memperhatikan pendidikan putera puterinya. Apapun yang kami minta asalkan digunakan dengan sesungguhnya dan dijalani dengan serius, mama papa akan mengusahakannya. Saya minta les Bahasa Inggis, les akuntansi, drumband, menari dll dan semua dituruti karena saya menjalaninya dengan serius, begitu juga dengan adik-adik saya.

Mama dan papa juga memperhatikan semua kesukaan anak-anaknya dibidang kesenian, agama dan olahraga. Perkenalan agama sudah ditanamkan sejak dini. Kami semua dipagi hari bersekolah di SD dan di sore hari kami bersekolah Di Madrasah.

Saya suka dengan kesenian, maka sejak SD saya dimasukan les menari dan drumband (alat musik tiup terompet).

Adik laki-laki Halef suka dengan kesenian dan olahraga, dia bisa memainkan alat musik gitar dan keyboard . Kalo olah raga hampir semua jenis olah raga dia suka. Saya ingat mama papa membelikan adik saya raket tenis meja, raket bulu tangkis, sepatu sepak bola, bahkan memasukkan klub-klub olah raga, Namun... akhirnya sampai dengan kuliah adik saya ini cenderung memilih olah raga beladiri bahkan sampai bertanding di luar kota untuk Kampusnya.

Adik Vida, senang dengan dunia tarik suara. sewaktu sekolah, dia selalu menjadi anggota Paduan Suara, di kampusnya UNDIP dia suka ikut lomba nasyid, ikut lomba karaoke.

Dengan kehidupan keluarga yang rame..., berdiskusi apa saja...., saling menghormati..., saling menghargai.... senang hidup ini.

Aku jadi pengen mencontoh kehidupan keluarga mama dan papa untuk keluargaku.
Yang jelas aku bangga menjadi anak dari Mama IIm dan Papa TUTUR.

Terima kasih Mama dan Papa telah memberikan yang terbaik untuk anak-anak.

Terima kasih Allah SWT telah memberikan orang tua yang baik untuk kami....


Senin, 04 Februari 2008

Ayah Heri


"Ayah Heri", demikian aku dan anak-anakku memanggilnya. Ayah Heri bekerja sebagai Pegawai Swasta. Seorang yang sederhana dan "Penyayang Tanaman" namun juga sayang pada isteri dan anak-anaknya. Kami menikah pada Oktober 2002. Dari pernikahan kami memiliki 2 anak yang sholeh dan sholehah. Ayah Heri sangat senang menemani anak-anaknya bermain dan belajar. Yang pasti akan selalu menjadi BELAHAN JIWAku.

Dede Fakhri


Muhammad Fakhri Widyatmoko, lahir 3 Mei 2005. Anak laki-laki yang hampir saja lahir diusia kandungan 7 bulan ini (sempat bedrest dirumah sakit akibat flek) Alhamdulillah akhirnya lahir sempurna dengan cara normal diusia kandungan 39 minggu, dengan berat badan 2,8 kg dan panjang 51 cm. Saat ini usianya hampir 3 tahun namun ucapannya harus selalu perlu diperbaiki karena kurang jelas. Kadang bila dede "Ai Oko" (dia menyebut dirinya) berbicara, saya tidak mengerti dan harus diterjemahkan oleh sang kakak "Mba Rifa". Namun saya dan keluarga tidak henti-hentinya menkoreksi setiap kata yang diucapkan dengan ucapan yang benar dan dia berusaha untuk mengikuti setiap ucapan yang dikoreksi walaupun susah.

Rabu, 30 Januari 2008

Mba Rifa

Namanya Zhurifa Nareswari, yang artinya permaisuri yang indah dan pintar. Dia menyebut dirinya "Mba Rifa" dia memang merasa menjadi kakak (Mba dalam bahasa jawa artinya kakak perempuan) cucu tertua dari keluargaku dan keluarga suamiku. Permaisuriku lahir 2 November 2003 dengan berat 2,1 kg dan panjang 41 cm (rifa lahir setelah 37 minggu berada dalam rahimku) memang belum waktunya lahir, namun... setelah 3 hari aku bedrest di RS Haji dan karena air ketuban terus menerus mengalir maka rifa dapat dilahirkan dengan cara normal dan Alhamdulillah sehat walafiat. Saat ini dia berusia 4 tahun 2 bulan, kesan yang ada sekarang adalah makin pintarnya dia bercerita dan makin pintarnya dia bermain lakon dengan boneka dan adik laki-lakinya "Dede Fakhri".